“Maquia : Saat bunga yang dijanjikan Mekar” Anime Movie Menghangatkan Hati yang WAJIB tonton!

Poster of anime movie Maquia: When the Promised Flower Blooms (Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou, lit. Let's Decorate the Promised Flowers in the Farewell Morning)

Kabarwibu.info – Maquia: Saat bunga yang dijanjikan Mekar (Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou, Secara harfiah : Mari menghias Bunga yang dijanjikan di Pagi Perpisahan) adalah sebuah film anime yang mendapat banyak perhatian media dan publik, karena ini adalah debut Mari Okada sebagai sutradaraOkada adalah seorang penulis skenario yang terkenal dengan Anohana: The Flower We Saw That DayThe Anthem of the Heart, dan lainnya. Movie ini akan dirilis resmi tanggal 24 Februari 2018 mendatang.

Still from anime movie Maquia: When the Promised Flower Blooms (Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou, lit. Let's Decorate the Promised Flowers in the Farewell Morning)
Dari judul aslinya, kita bisa tahu dan memperkirakan inti dari ceritanya adalah ‘perpisahan’. Untuk memudahkan kalian sebelum menonton film ini, ada beberapa catatan penting mengenai istilah di film ini

Catatan: Sampai arikel ini diterbitkan, banyak ejaan untuk nama karakter dan banyak jargon lainnya yang belum dipastikan. Ejaannya mungkin akan berbeda dengan subtitlenya saat film dirilis.

■ Lolf: Sebuah nama klan fiksi, dimana semua anggotanya berhenti menua saat remaja dan memiliki rentang usia yang panjang.
■ Hibiol: Kain tradisional hasil tenunan masyarakat Lolf. Mereka menenunkan hari-hari mereka ke kainnya.
■ Mezarte: Sebuah negara yang menyerang desa penduduk Lolf, mereka menginginkan darah klan lolf untuk bisa mendapatkan umur panjang.
■ Maquia: Tokoh utama, seorang gadis lolf penyendiri yang kehilangan kedua orang tuanya.
■ Clear: Seorang anak laki-laki klan Iolf yang diam-diam disukai oleh Maquia.
■ Leilia: Gadis lolf paling cantik di desa.
■ Erial: Seorang anak yang ditemukan Maquia.
Filmnya ini bisa jadi sedikit membingungkan, karena bukan hanya dipenuhi nama dan istilah unik, tapi juga karena beberapa karakter tidak berubah penampilannya meskipun menua. Dengan mengetahui istilah ini diharapkan akan memudahkan kalian memahami cerita saat menintinnya.
Still from anime movie Maquia: When the Promised Flower Blooms (Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou, lit. Let's Decorate the Promised Flowers in the Farewell Morning)
Ceritanya dimulai dengan adanya keributan yang mengganggu kehidupan masyarakat desa lolf yang damai. Warga klan lolf memiliki umur panjang dan bisa tetap dalam penampilan tubuh remaja mereka, karena itulah mereka dijuluki ‘Klan Perpisahan’. Pada dasarnya, mereka adalah legenda hidup. Ada salah satu penduduk desa bernama Maquia yang telah  kehilangan kedua orang tuanya. Dia hidup dengan tenang bersama warga desa lain, sampai akhirnya dia sadar dia sudah jadi seorang ‘penyendiri’. 
Suatu hari, sebuah pasukan menyerang desanya, mereka menginginkan darah klan lolf demi mendapatkan umur panjang. Leilia, gadis tercantik di desa itu diculik oleh mereka, dan anak laki-laki yang diam-diam disukai Maquia, juga menghilang. Maquia beruntung bisa kabur, tapi sekarang, sudah tidak ada lagi tempat untuk dia pulang. Dia lari dan memasuki hutan yang gelap (Dark Forest), saat dia berkeliaran di hutan itu, dia bertemu dengan seorang anak. Dia menggendong anak itu dan memutuskan untuk merawat dan membesarkannya. Seiring berjalannya waktu, bayi itu, dinamai Erial, dia tumbuh menjadi seorang pria dewasa, tapi Maquia tetap dalam tubuh remajanya sebagai seorang Iolf. Bagaimanakah kehidupan mereka setelah berjalannya waktu…?
Perpisahan itu tidak melulu tentang kesedihan. Maquia: Saat bunga yang dijanjikan Mekar ini menggambarkan perpisahan indah, penuh dengan banyak cinta yang menghangatkan hati.
Still from anime movie Maquia: When the Promised Flower Blooms (Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou, lit. Let's Decorate the Promised Flowers in the Farewell Morning)
Still from anime movie Maquia: When the Promised Flower Blooms (Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou, lit. Let's Decorate the Promised Flowers in the Farewell Morning)
Still from anime movie Maquia: When the Promised Flower Blooms (Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou, lit. Let's Decorate the Promised Flowers in the Farewell Morning)

Nama Lain:

Sayoasa (Bahasa Jepang)
Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana o Kazarō (Bahasa Jepang)
Укрась прощальное утро цветами обещания (Bahasa Rusia)
さよならの朝に約束の花をかざろう (Bahasa Jepang)

Genre:  Petualangan (adventure), drama, fantasi


Tanggal tayang perdana:

24 Februari 2018 (Jepang)
4 Maret 2018 (UK, Festival Film Glasgow)
19 April 2018 (Rusia)

Lagu Ending

“Viātor” oleh rionos

Web Resmi:

Staff


Kepala Direktur: Toshiya Shinohara
Sutradara dan Naskah: Mari Okada
Musik: Kenji Kawai
Desain Karakter Original: Akihiko Yoshida
Desain Karakter: Yuriko Ishii
Direktur Seni: Kazuki Higashiji
Kepala Direktur Animasi: Yuriko Ishii
Desain seni dan konsepTomoaki Okada
Direktur Utama: Tadashi Hiramatsu
Animator Utama: Toshiyuki Inoue
Pengatur dan Komposisi Lagu Tema: Rionos
Lirik Lagu: Riya

Cast

Manaka Iwami sebagai Maquia
Miyu Irino sebagai Erial
Ai Kayano sebagai  Leilia
Hiroaki Hirata sebagai Baro
Misaki Kuno sebagai Medmel
Miyuki Sawashiro sebagai Rashine
Rina Satou sebagai Mido
Tomokazu Sugita sebagai Isol
Yōko Hikasa sebagai Tita
Yoshimasa Hosoya sebagai Lang
Yuuki Kaji sebagai Clear

Produksi Animasi : P.A. Works
Distributor : Bandai Visual (Video), Showgate (Teatrikal)
Produksi Eksekutif : Bandai Visual, Cygames, Hakuhodo DY Music & Pictures, Lantis, P.A. Works
Fotografi : T2 Studio

Maquia: Saat Bunga yang Dijanjikan Mekar (When the Promised Flower Blooms)

Tayang 24 Februari 2018 di Bioskop Jepang

sumber : manga.tokyo, AnimeNewsNetwork

One thought on ““Maquia : Saat bunga yang dijanjikan Mekar” Anime Movie Menghangatkan Hati yang WAJIB tonton!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *